Allah menciptakan manusia dengan disertai akal maka gunakanlah akal dan fikiran kita dengan baik.semoga blog ini bermanfaat buat ku dan semua orang..........
11. Kurikulum
semula berarti jarak yang harus ditempuh oleh pelari atau kereta pacu, tetapi
juga sejumlah pelajaran yang harus ditempuh. Kemudian pengertian kurikulum
mengalami perluasan .
Tanggapan
: Dari pengertian diatas,
maka kurikulum mengalami perluasan makna sebagai satu jalur arahan dalam
pencapaian tujuan dalam dunia pendidikan. Kurikulum dapat dipahami sebagai
sejumlah pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik.
Kurikulum
juga dikatakan sebagai bentuk pengalaman belajar peserta didik. Disini
kurikulum memiliki hubungan yang sangat erat dengan evaluasi keberhasilan
pelaksanaan proses / kegiatan belajarmengajar. Siswa dituntut tidak hanya menguasai sisi kognitif atau
pengetahuan dalam artian isi atau materi saja, akan tetapi juga dilihat proses
siswa dalam memperoleh pengalaman belaja, Kurikulum dipahami pula sebagai suatu
bentuk program atau rencana untuk belajar.
22. Istilah
“Kurikulum” telah menggantikan istilah rencana pelajaran, karena yang terakhir
ini mengandung arti yang sempit .
Tanggapan
: Dalam
arti kontemporer, istilah “kurikulum” tidak diartikan secara sempit melainkan
lebih luas, karena kurikulum tidak lagi menekankan pada daftar isi materi
rencana pelajaran yang memiliki topik-topik yang telah disusun, tapi lebih
menekankan kepada pengalaman-pengalaman proses belajar mengajar yang dapat
diberikan kepada para murid dalam konteks dimana murid-murid berada.
33. Kurikulum
harus senantiasa diperbarui menurut perubahan masyarakat dan ilmu pengetahuan .
Tanggapan
:Kurikulum
senantiasa berkembang terus sejalan dengan perkembangan teori dan praktik
pendidikan.
Kurikulum
pendidikan harus berubah tapi diiringi juga dengan perubahan dari seluruh
masyarakat pendidikan di Indonesia yang harus mengikuti perubahan.Perubahan
kurikulum didasari pada kesadaran bahwa perkembangan dan perubahan yang terjadi
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia tidak
terlepas dari pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, serta seni dan budaya. Perubahan secara terus menerus ini menuntut
perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional, termasuk penyempurnaan kurikulum
untuk mewujudkan masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan
perubahan.
Karena
perubahan kurikulum diIndonesia sendiri di dasarkan pada ilmu pengetahuan dan kebutuhan
manusia yang selalu berubah juga pengaruh dari luar, dimana secara menyeluruh
kurikulum itu tidak berdiri sendiri, tetapi dipengaruhi oleh perubahan iklim
ekonomi, politik, dan kebudayaan. Sehingga dengan adanya perubahan kurikulum
itu, pada gilirannya berdampak pada kemajuan bangsa dan negara.
44.Praktek
kurikulum sering jauh ketinggalan dari teori kurikulum.
Tanggapan
: Praktek kurikulum sangat
tertinggal sekali dengan teori kurikulum yang telah dirancang itu sendiri .
Dalam hal ini kita dapat melihat sendiri dalam prakteknya, Kurangnya tenaga
guru yang profesional pada bidangnya yang membuat seorang guru tersebut tidak
memahami betul teori-teori kurikulum yang telah dirancang. Akibatnya seorang guru
tidak dapat mengikuti teori kurikulum agar sesuai dengan prakteknya .
Selanjutnya
untuk siswa sendiri, dalam kegiatan belajar
mengajar dari guru yang kurang profesional tadi mengakibatkan berkurangnya
pemahaman siswa dalam memahami materi pelajaran .
Akibatnya dalam mengajar
guru selalu mengikuti jalan pemikiran siswa, itulah salah satu faktor yang
dapat membuat praktek kurikulum tertinggal dari teori kurikulum.
55.Para
ahli kurikulum modern banyak memberikan arti yang luas dan memandang apa yang
dahulu dianggap kegiatan ekstra kurikuler juga sebagai kurikulum, karena turut
membantu anak mencapai tujuan pendidikan .
Tanggapan
: Pernyataan di atas benar
karena, dapat dilihat juga dari pengertian kurikulum secara luas bahwa kurikulum
yaitu peristiwa-peristiwa yang terjadi dibawah pengawasan sekolah. Jadi, selain
kegiatan kurikuler yang formal juga kegiatan yang tidak formal .
Karena
dengan kegiatan ekstra kurikuler yang sebagian besar dilaksanakan oleh
sekolah-sekolah sangat membantu peserta didik mencapai tujuan pendidikan .
66. Ada
para ahli yang memandang kurikulum sebagai potential learning experiences yaitu
apa yang secara potensial dapat disajikan, tetapi ada juga yang memandang
kurikulum sebagai actual learning experiences yaitu apa yang secara aktual atau
terwujud nyata dalam bentuk kelakuan anak .
Tanggapan
:seiring
dengan munculnya perkembangan kemajuan dunia elektronika yang berkembang saat
ini, Para ahli pendidikan berusaha mencari literatur lain untuk merancang
kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman. Dari potential learning
experiences ini seorang guru dituntut untuk memacu kemampuan peserta didik
dengan media yang sudah tersedia disekolah , Tentunya dalam hal ini diperlukan
suatu keterampilan khusus, yang pertama keterampilan memanfaatkan atau
mengoperasikan komputer, dan yang terutama penguasaan dalam menggunakan
fasilitas internet. Disini dibutuhkan guru yang terampil, yang pertama terampil
mengeperasikan komputer, dan yang selanjutnya harus terampil pula memanfaatkan internet.
Jika hal ini terpenuhi maka teknologi komunikasi dan informasi yang ada pada
internet dapat digunakan dalam pembelajaran.
Kemudian
untuk actual learning experiences inidapat secara aktual atau terwujud nyata dalam bentuk kelakuan anak .
Dari pembelajaran di atas misalnya seorang siswa dapat menggunakan media
tersebut dengan benar, dan dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari .Disinilah
letak essensialnya internet sebagai teknologi komonikasi dan informasi yang
dapat dimanfaatkan dalam dunia pembelajaran, atau Learning ini Dengan
kecanggihan internet, apabila dapat dimanfaatkan dengan tepat, maka akan
menjadi sumber belajar yang sangat lengkap, ibarat sebuah perpustakaan yang
menyediakan berbagai referensi
77.Ada
juga yang memandang kurikulum sebagai segala sesuatu yang bersifat edukatif
yang mempengaruhi anak kearah tujuan pendidikan .
Tanggapan
:Pernyataan diatas menurut saya sangat
benar karena Kurikulum harus dirancang sebagai sejumlah pengalaman edukatif
yang menjadi tanggungjawab sekolah dalam membantu anak-anak mencapai tujuan
pendidikannya, yang diselenggarakan secara berencana, sistematik dan terarah
serta terorganisir. Sekolah yang dirancang dengan kurikulum seperti itu,
memungkinkan kegiatan kelas tidak sekedar dipusatkan pada penyampaian sejumlah
materi pelajaran/pengetahuan yang bersifat intellectualistic, akan tetapi juga
memperhatikan aspek pembentukan pribadi, baik sebagai makhluk individual dan
makhluk sosial maupun sebagai makhluk bermoral.
88.Ada
kebaikan dan kelemahan definisi yang luas tentang kurikulum, demikian pula arti
yang terlampau sempit. Menurut Hilda Taba, definisi yang terlampau luas
membuatnya kabur dan tidak fungsional, sedangkan Krug membatasi tugas sekolah,
dan dengan demikian pula definisi kurikulum, pada hal-hal yang dianggap sebagai
tugas sekolah secara khusus, yakni “Schooling” atau “Pengajaran”
Tanggapan
:Dalam bukunya Curriculum
Development Theory and Practice Hilda Taba berpendapat bahwa Kurikulum sebagai
a plan for learning, yakni sesuatu yang direncanakan untuk dipelajari oleh
siswa atau kurikulum sebagai dokumen tertulis yang memuat rencana untuk peserta
didik selama di sekolah. Jadi ketika definisi Kurikulum terlampau luas dapat
membuat kabur dan tidak fungsional .
Sedangkan
Krug berpendapat bahwa kurikulum all learning experiences under the direction
of the school yaitu semua pengalaman belajar di bawah arahan sekolah. Jadi,
dari kedua tokoh ini berpendapat sama dalam mendefinisikan kurikulum sendiri ,
bahwa kurikulum tidak bisa diartikan secara luas karena dapat mengahambat
fungsi kurikulum itu sendiri , akibatnya kurikulum yang telah dirancang
sedemikian rupa tidak dapat berjalan sesuai dengan keinginan .
99.Karena
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan perubahan-perubahan yang
mengakibatkan perubahan-perubahan besar dalam masyarakat, maka beban sekolah
makin berat dan karena itu memperluas ruang lingkup kurikulum. Hal ini juga
berarti membebani sekolah dengan tugas-tugas yang tadinya merupakan tanggung
jawab lembaga pendidikan lain seperti rumah tangga, dan pendidikan non formal
lainnya .
Tanggapan
: Pernyataan diatas
termasuk dalam salah satu hambatan dalam perkembangan kurikulum, Karena perubahan
kurikulum diIndonesia sendiri di dasarkan pada ilmu pengetahuan dan kebutuhan
manusia yang selalu berubah juga pengaruh dari luar, dimana secara menyeluruh
kurikulum itu tidak berdiri sendiri.
Untuk
pengembangan kurikulum dibutuhkan dukungan masyarakat (Rumah Tangga) dan
lembaga-lembaga non formal lainnya, baik dalam pembiayaan maupun dalam
memberikan umpan balik terhadap sistem pendidikan ataupun kurikulum yang sedang
berjalan. Dengan Bantuan Masyarakat ini maka diharapkan siswa dapat
mengembangkan sendiri potensi kekuatan yang dimilikinya atau memperbaiki
kelemahan-kelemahan kurikulum sendiri.
110.Karena
banyaknya definisi kurikulum para pembina kurikulum, termasuk guru,
masing-masing harus menentukan definisi kurikulum sendiri. Definisi yang kita
anut menentukan tujuan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, pilihan bahan
pelajaran, cara mengevaluasi dan lain sebagainya .
Tanggapan
: Menurut
saya kurikulum sendiri dapat didefinisikan sebagai kurikulum merupakan suatu
rencana tertulis yang disusun guna memperlancar proses pembelajaran yang
mencakup semua pengalaman belajar (learning experiences) yang dialami siswa dan
mempengaruhi perkembangan pribadinya. Kurikulum mencakup kegiatan penyusunan,
pelaksaan, penilaian dan peyempurnaan kurikulum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar