Blogroll

Sabtu, 07 November 2009

Kesunyian malam telah menyelimutiku
Hingga tak ada satupun suara di telingaku
Hanya suara jarum jam yang terus memutar
Sebagai petunjuk sang waktu
Serpihan angin terus mengombang ambingkan dedaunan
Sehingga menciptakan irama-irama kesepian
Sebaran embun pagi terus berjatuhan
Kini hanya kegelisahan
Yang terus mengobrak abrik pikiran dan jiwaku
Derasnya badai kehidupan mengombang ambing jalan hidupku
Kucoba pahami rasa cintaku
Pada seseorang yang kini telah pergi jauh
Dia pergi karena salahku
Hati ini merasa telah kehilangan
Atas syahdu suaranya
Mata ini telah kehilangan
Akan indah senyum dan tawanya
Kini ku hanya bisa berdoa
Ku sadar ku memang tak pantas untuknya
Ku hanya seorang yang tak ada artinya
Wahai bulan dan bintang
Sampaikanlah beribu-ribu kata maafku untuknya
Lewat pancaran sinarMu........

Tidak ada komentar: